
Keterlibatan masyarakat lokal dalam pelatihan kerajinan berbasis bahan alam merupakan strategi pemberdayaan agar ketergantungan warga terhadap pemanfaatan hasil hutan kayu secara ilegal dapat ditekan. Pendekatan ekonomi kreatif ini diarahkan untuk menciptakan sumber penghasilan baru yang selaras dengan kaidah konservasi alam.
Pengembangan destinasi di Kecamatan Kampar Kiri Hulu ini diimbangi dengan regulasi ketat mengenai pembatasan volume sampah plastik serta perlindungan alur sungai. Seluruh pemangku kepentingan diwajibkan menjaga kesucian ekosistem air demi kelangsungan hidup biota asli daerah tersebut.
Aktifitas memanah ikan monster berbalut kearifan lokal ini digelar secara terukur di kawasan lubuk larangan sesuai lokasi dan waktu yang telah direstui oleh para tokoh adat. Pembatasan jenis serta ukuran ikan yang ditangkap menjadi ikhtiar bersama demi menjaga denyut kelestarian populasi biota Sungai Subayang tetap lestari secara alami.