
"Pariwisata di kawasan ini dirancang dengan konsep harmoni, di mana kelestarian hutan dan keasrian Sungai Subayang menjadi panglima utama. Kita ingin membuktikan kepada publik bahwa perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal melalui wisata ramah lingkungan dapat berjalan seiring tanpa saling mengorbankan," ujar Tekad Parbatas Setia Dewa.
Wakil Bupati Kampar, Misharti, resmi menabuh genderang dimulainya semarak perhelatan Festival Subayang 2026 di tepian alur sungai yang jernih. Pembukaan ajang ekowisata tersebut disaksikan langsung oleh perwakilan Kementerian Pariwisata, Mona Yuliarti Silaban, serta pendiri Festival Subayang, Dodi Rasit Amin.
Keberhasilan KEN Festival Subayang tahun ini menjadi pijakan penting bagi penyusunan agenda pariwisata berbasis konservasi di tingkat provinsi pada tahun-tahun mendatang. Sinergi antara pemerintah, komunitas lokal, dan wisatawan menjadi kunci utama mempertahankan fungsi resapan air dan kawasan suaka Rimbang Baling.[]mcr