
ROKAN HULU (Riauoke.com) — Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) belum boleh dianggap selesai. Meski jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Riau dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan penurunan, Polres Rokan Hulu memilih tetap siaga dan memperkuat barisan.
Pesan itu ditegaskan Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., saat memimpin apel kesiapan penanganan dan pencegahan Karhutla di Lapangan Apel Mapolres Rokan Hulu, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Apel tersebut diikuti Wakapolres Rokan Hulu Kompol I Made Juni Artawan, S.I.K., M.H., para Kabag, Kasat, Kasi, perwira serta seluruh personel Polres Rokan Hulu.
Di hadapan jajarannya, Kapolres mengingatkan bahwa turunnya angka hotspot bukan alasan untuk menurunkan kewaspadaan. Sebab, kondisi cuaca dan lingkungan dapat berubah sewaktu-waktu, sementara api yang terlihat kecil dapat dengan cepat berubah menjadi bencana besar.
"Alhamdulillah, pagi ini kita tidak mengalami Karhutla yang terlalu banyak. Berbeda dengan tahun lalu, saat kita menempati posisi kedua titik hotspot di jajaran Polda Riau. Data terakhir menunjukkan jumlah hotspot di wilayah Riau dalam beberapa minggu terakhir mengalami penurunan yang signifikan," ujar AKBP Emil.