
PASIR PENGARAIAN (Riauoke.com) — Kabut asap yang sempat menyelimuti Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyisakan persoalan serius bagi kesehatan masyarakat. Dalam kurun waktu hanya tiga pekan, Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul mencatat 1.860 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Yang paling mengkhawatirkan, hampir separuh penderita merupakan kelompok usia muda. Sebanyak 931 kasus atau sekitar 50 persen terjadi pada balita, anak-anak hingga remaja berusia 0–18 tahun.
Data Diskes Rohul yang dihimpun pada periode 25 Agustus hingga 14 September 2026 tersebut menjadi alarm kewaspadaan, terutama di tengah kondisi kualitas udara yang sempat memburuk akibat kabut asap dan melanda 16 kecamatan di Kabupaten Rohul.
Dari 931 kasus pada kelompok usia muda tersebut, sebanyak 354 kasus terjadi pada balita usia 0–5 tahun, kemudian 349 kasus pada anak usia 5–9 tahun dan 228 kasus pada kelompok remaja usia 10–18 tahun.
Artinya, hampir satu dari setiap dua penderita ISPA yang tercatat dalam periode tersebut berasal dari kelompok usia 0–18 tahun. Kondisi ini menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja menjadi kelompok yang perlu mendapat perhatian serius ketika kualitas udara memburuk.