×
HOME / Nasional
Indonesia Hadirkan Inovasi Pertanian Cerdas dan Ragam Pangan Nusantara pada Konferensi Global FAO di Roma
Jumat, 3 Juli 2026 | 10:04:00 WIB
Editor : | Penulis : rls
Yurdi Yasmi, Direktur Divisi Produksi dan Perlindungan Tanaman FAO membuka pameran kuliner bertajuk: Flavours of the Archipelago: From Smart Farms to Diverse Foods, yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma dan Kantor Perwakilan FAO di Indonesia sebagai bagian dari Konferensi Global FAO tentang Pertanian Cerdas pada Rabu (1/7). ©️FAO

Peserta lain dari Jepang mengatakan, "Enak sekali. Saya suka keseimbangan antara rasa manis dan pedasnya," memuji cita rasa yang seimbang dari berbagai hidangan yang disajikan. Sambutan hangat dan antusias dari para peserta menunjukkan daya tarik luas masakan berbahan dasar sagu sebagai bagian dari kekayaan kuliner nusantara. 

Kemitraan FAO dan Indonesia dalam pertanian cerdas

"Beragam hidangan khas Indonesia yang disuguhkan pada acara ini adalah wujud kemitraan jangka panjang antara Pemerintah Indonesia, masyarakat setempat, dan FAO. Kami menggabungkan tradisi, inovasi, dan tindakan nyata untuk mewujudkan produksi yang lebih baik, nutrisi yang lebih baik, lingkungan yang lebih baik, dan penghidupan yang lebih baik untuk semua, tanpa meninggalkan siapa pun," kata Rajendra Aryal, Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste.

Baca :

Di Desa Yoboi, Provinsi Papua, FAO dan Kementerian Pertanian mendukung komunitas lokal untuk memodernisasi pengolahan sagu, hingga dapat memangkas waktu produksi yang sebelumnya memakan waktu beberapa hari menjadi hanya sekitar lima jam. Komunitas lokal di Desa Yoboi kini dapat meningkatkan nilai produk sagu dan mengakses pasar yang lebih luas.

Sementara itu, di Bogor, Jawa Barat, FAO dan Kementerian Kelautan dan Perikanan membantu mentransformasi komunitas perikanan tradisional menjadi pusat produktivitas perikanan yang lebih modern, selaras dengan visi Ekonomi Biru Indonesia.
Acara ini juga menyoroti program, “Petani Keren”, yang mendorong anak muda Indonesia untuk berkecimpung di bidang pertanian. Di Lampung, Sumatera, petani muda didorong menggunakan teknologi rumah kaca dan pendekatan kewirausahaan yang optimal untuk menghasilkan cabai dan beragam produk pangan lainnya. 


Pilihan Editor
Berita Lainnya
Ekonomi
Nasional
Internasional
Gambar Artikel
Asia Dorong Produksi Akuatik ke Rekor Tertinggi
Rabu, 17 Juni 2026 | 15:20:00 WIB
Travelling
Daerah
Gambar Artikel
Polres Rokan Hulu Tegaskan Komitmen...
Rabu, 1 Juli 2026 | 17:14:00 WIB