
KAMPAR (riauoke.com) Akses jalan lintas yang menghubungkan Kecamatan Sinama Nenek, Kabupaten Kampar, menuju Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, saat ini mengalami kerusakaan yang sangat parah. Jalur sepanjang kurang lebih 20 kilometer tersebut dipenuhi lubang besar dan hancur di berbagai titik, sehingga membutuhkan perhatian serta penanganan mendesak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar.
Kondisi jalan kian memprihatinkan saat musim hujan tiba. Permukaan jalan tanah dan aspal yang terkelupas berubah menjadi licin serta berlumpur tebal. Lubang-lubang besar yang digenangi air membuat kendaraan sulit melintas, bahkan mengancam keselamatan para pengguna jalan.
Akibat kerusakan parah ini, waktu tempuh warga membengkak signifikan. Jalur sepanjang 20 km yang seharusnya bisa dilalui dalam waktu singkat, kini memakan waktu hingga lebih dari satu jam. Kerusakan ini juga berdampak besar pada mobilitas dan perekonomian warga setempat. Selain merupakan jalur alternatif penting menuju kabupaten tetangga (Rokan Hulu), jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk mengangkut dan memasarkan hasil pertanian.
Saat curah hujan tinggi, kendaraan roda empat sama sekali tidak berani melintas karena risiko tertanam di lumpur atau terguling. Sebagian besar warga hanya mengandalkan kendaraan roda dua untuk beraktivitas, itu pun dengan ekstra hati-hati.
Warga berharap Pemkab Kampar bersama dinas terkait dapat segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan, agar akses transportasi dan roda perekonomian masyarakat kembali berjalan normal.