
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau menggelar audiensi dengan DPRD Provinsi Riau dengan membawa sejumlah simbol sumber daya alam, seperti minyak bumi, minyak goreng, dan brondol sawit, Jumat (13/3/2026).
Kehadiran puluhan mahasiswa ini disambut ketua DPRD Riau didampingi, sejumlah anggota DPRD Riau lainnya, Abdullah dari PKS, Sumardany dari Demokrat, Siti Zulaikha dari Golkar.
Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Muhammad Azhari yang memimpin puluhan mahasiswa ke DPRD itu mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian keresahan mahasiswa sekaligus mandat dari masyarakat Riau terhadap sejumlah persoalan nasional maupun daerah.
Menurutnya, pada isu nasional mahasiswa menyoroti tuntutan reformasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang dinilai berkaitan erat dengan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.
Selain itu, mahasiswa juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap Kementerian Hak Asasi Manusia serta mendesak agar aparat penegak hukum yang terbukti melanggar hukum diproses secara tegas.