
BANDUNG (Riauoke.com)– United Nations Development Programme (UNDP) memfasilitasi kunjungan delegasi Subkomite Hak Asasi Manusia Parlemen Eropa ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Jawa Barat.
Kunjungan ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana praktik bisnis yang bertanggung jawab dapat membantu menghormati hak asasi manusia (HAM), melindungi pekerja dan masyarakat, memperkuat mata pencaharian, serta memastikan bahwa manfaat pembangunan ekonomi dapat dirasakan oleh pekerja, masyarakat, dan generasi mendatang, terutama generasi muda yang akan menghadapi dampak jangka panjang dari kebijakan ekonomi dan lingkungan saat ini.
Bersama perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia dan Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, para anggota Parlemen Eropa berdialog dengan masyarakat setempat, generasi muda, pelaku usaha, dan petani untuk mendengar langsung bagaimana keputusan terkait ekonomi dan lingkungan memengaruhi kehidupan serta hak-hak mereka.
Diselenggarakan melalui proyek Agents of Change: Youth and Media for Responsible Business Practices yang didanai Uni Eropa, kunjungan ini menyoroti dampak kerusakan lingkungan terhadap kehidupan masyarakat, pentingnya pembangunan ekonomi yang inklusif seiring dengan perlindungan lingkungan yang sehat, serta peran generasi muda dalam mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab dan penghormatan terhadap HAM.
Membentang sekitar 270 kilometer melintasi Jawa Barat, Sungai Citarum menjadi sumber kehidupan bagi lebih dari 27 juta orang. Sungai ini berperan penting dalam menjamin ketersediaan air, menjaga kesehatan masyarakat, menopang mata pencaharian, dan menggerakkan kegiatan ekonomi.