Pelalawan, riauoke.com-Persatuan Ketua-Ketua Kampung Sidang Negeri Malaka (PKKKSNM) menggelar kunjungan kehormatan ke Istana Sayap Pelalawan, Riau, pada Sabtu, 22 November 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari program ziarah adat dan budaya yang disusun oleh Biro Adat, Budaya, dan Rekreasi PKKKSNM untuk mempererat hubungan serumpun antara Malaka dan Riau.
Rombongan dipimpin oleh Yang Dipertua Encik Shari bin Abu bersama sekitar 15 anggota sidang lainnya. Mereka tiba di Istana Sayap Pelalawan dan disambut dengan kesenian pencak silat sebagai bagian dari tradisi penyambutan tamu kehormatan.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam penyambutan tersebut, di antaranya Ketua DPH LAMR Kabupaten Pelalawan Jasfar beserta jajaran, Sekda Pelalawan Tengku Zulfan SE A.K.A yang mewakili Bupati Pelalawan, serta perwakilan Sultan Pelalawan Tengku Pangeran Tengku Khashar Haroun, Tengku Edi Sabli MSI, dan Tengku Zulmizan Assegaf. Hadir pula Waka Polres Pelalawan Ipda Purba, para wasir dan penghulu Laras Sungai Kampar, Batin Kuang Oso, serta anggota DPRD Pelalawan Asnol Mubarak S.Sos MSI.
Dalam sambutannya, Ketua DPH LAMR Pelalawan Jasfar menyampaikan rasa bangga dan gembira atas kehadiran rombongan dari Malaka. Ia menegaskan bahwa hubungan Pelalawan dan Malaka sangat dekat, baik secara sejarah maupun budaya.
“Selamat datang saudara-saudara kami dari Malaka. Dengan kunjungan ini, kita dapat saling menerangi persoalan adat, baik adat di Pelalawan maupun adat istiadat di Malaka. Encik ke sini bukan melancong, tetapi pulang kampung,” ujarnya. Ia juga memohon maaf jika dalam jamuan makan siang nanti ada kekurangan dalam sajian yang disediakan.
Sementara itu, Ketua Rombongan PKKKSNM Encik Shaari menjelaskan bahwa mereka mengunjungi beberapa lokasi bersejarah di Riau. Rombongan bertolak dari Jeti Muar ke Bengkalis, kemudian melanjutkan perjalanan ke Siak untuk berziarah ke makam Sultan Syarif Kasim II dan mengunjungi Istana Siak. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Istana Sayap Pelalawan sebelum menuju Pekanbaru untuk bertemu DMDI dan LAMR.
“Kami datang ke Riau untuk bersilaturahmi dan bertukar pandangan mengenai adat Malaka dan Pelalawan. Walaupun terpisah negara, kita tetap serumpun,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan Sekda Pelalawan Tengku Zulfan SE A.K.A mewakili Bupati Pelalawan. Ia menekankan bahwa Pelalawan merupakan negeri yang hidup dalam keberagaman, namun masyarakatnya tetap rukun dan damai.
“Kami sangat senang menyambut saudara-saudara dari Muar Malaka. Semoga melalui pertemuan ini, kita dapat saling bertukar ilmu mengenai adat istiadat Melayu yang menjadi jati diri kita bersama,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cenderamata antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan rombongan PKKKSNM Malaka, sesi foto bersama, dan jamuan makan siang sebagai bentuk penghormatan bagi tamu kehormatan.
Program kunjungan ini akan berlanjut hingga 24 November 2025 sebelum rombongan bertolak kembali ke Muar, Malaka.[]srt


























































































































