Bandar Seikijang, riauoke.com – Polsek Bandar Sei Kijang menggandeng anggota Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) untuk membantu penanganan lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatra. Permintaan tersebut disampaikan dalam pertemuan antara anggota Polsek Bandar Sei Kijang dengan Ketua DPK LLMB Kecamatan Bandar Sei Kijang, Sabtu (28/12/2025), di sebuah rumah makan Melayu di Kecamatan Bandar Sei Kijang.
Ketua DPK LLMB Kecamatan Bandar Sei Kijang, Herman yang akrab disapa Pakgah, mengungkapkan bahwa pihaknya diminta membantu Satlantas Polsek Bandar Sei Kijang dalam mengurai kemacetan, khususnya apabila terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalintim. Menurutnya, keterlibatan LLMB diperlukan karena keterbatasan jumlah personel kepolisian di wilayah tersebut.
“ Kami dari LLMB diminta oleh Kapolsek untuk membantu apabila terjadi kecelakaan di Jalan Lintas Timur, agar arus lalu lintas bisa segera diatur dan tidak terjadi kemacetan berkepanjangan,” ujar Herman.
Ia mencontohkan peristiwa kemacetan parah yang terjadi pada Senin lalu, di mana antrean kendaraan mencapai sekitar lima kilometer, baik dari arah Pekanbaru maupun dari arah Pangkalan Kerinci. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat, termasuk pegawai yang hendak ke kantor di Pelalawan, menjadi terganggu.
Atas kejadian itu, Polsek Bandar Sei Kijang menggelar rapat dan musyawarah hingga sekitar pukul 17.00 WIB untuk mencari solusi. Selanjutnya, Kapolsek Bandar Sei Kijang mengadakan rapat mendadak di Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) Satlantas Polsek Bandar Sei Kijang yang berada di Desa Simpang Beringin.
Dalam rapat tersebut, Polsek Bandar Sei Kijang meminta agar setiap desa menugaskan dua orang anggota LLMB untuk membantu tugas Satlantas sebagai pembantu pengatur lalu lintas. Para anggota LLMB yang ditunjuk akan dibekali atribut resmi dari Polsek Bandar Sei Kijang, seperti ban lengan Banpol, saat bertugas di lapangan.
Herman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Bandar Sei Kijang atas kepercayaan yang diberikan kepada LLMB. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan di Jalintim Sumatra.
Sementara itu, Kapolsek Bandar Sei Kijang IPTU Bambang Saputra membenarkan pihaknya meminta bantuan anggota LLMB. Ia menjelaskan bahwa keterlibatan dua orang anggota LLMB dari setiap desa diharapkan dapat mempercepat penanganan kemacetan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
“ Personel kami terbatas. Dengan adanya bantuan dari anggota LLMB, diharapkan kemacetan seperti yang terjadi sebelumnya, hingga mencapai lima kilometer, bisa segera diurai dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar IPTU Bambang Saputra.
Dengan kerja sama ini, Polsek Bandar Sei Kijang berharap penanganan lalu lintas di Jalan Lintas Timur Sumatra dapat berjalan lebih efektif, terutama pada situasi darurat yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang. []srt


























































































































