Bandar Seikijang, riauoke.com — PT Amitra bersama Bank Riau Kepri Syariah menggelar Seminar Inspirasi Haji “Semua Bisa Haji” pada Sabtu, 6 Desember 2025, bertempat di Gedung Serbaguna Kantor Camat Bandar Seikijang. Kegiatan ini dihadiri Camat Bandar Seikijang H. Yasri Budu, S.Pd., M.M., Datuk Batin Kerinci Suranto Gandra, Majelis Taklim Desa Muda Setia, serta undangan dari kelurahan Sekijang.
Perwakilan Bank Riau Kepri, Parhan, dalam sambutannya menjelaskan berbagai produk tabungan haji dan umrah yang tersedia. Ia menyebutkan bahwa Bank Riau Kepri Syariah saat ini memiliki lima jenis tabungan haji, termasuk Tabungan Dhuha Wadiah yang dibebaskan biaya administrasi. “Tabungan ini tidak bisa ditutup sebelum bapak ibu melaksanakan haji atau umrah. Untuk pendaftaran anak-anak, batas minimal usia adalah 17 tahun. Setelah memperoleh nomor porsi, masa tunggu saat ini mencapai sekitar 20 tahun,” jelasnya.
Sementara itu, penceramah H. Iksad menyampaikan tausyiah dan motivasi kepada peserta seminar. Ia menyesalkan bahwa dari hampir seratus undangan yang disebar, hanya sekitar dua puluh orang yang hadir. “Banyak orang berkecukupan, punya mobil, kebun, rumah, tapi tidak digerakkan hatinya untuk memenuhi panggilan Allah. Padahal jika ada niat, Allah pasti membuka jalan,” ungkapnya.
Dari pihak PT Amitra, Andi, selaku penanggung jawab pelunasan haji dan umrah untuk Kabupaten Pelalawan dan Siak, memaparkan bahwa masa tunggu haji kini semakin panjang hingga 26 tahun. Karena itu, kepastian nomor porsi menjadi sangat penting. “Pembiayaan porsi haji reguler Amitra membantu calon jemaah mendapatkan nomor porsi Kemenag dengan nilai Rp25 juta tanpa biaya administrasi tambahan. Cukup membayar mulai dari satu juta rupiah, jemaah sudah bisa memperoleh nomor porsi,” jelasnya.
Andi menegaskan bahwa PT Amitra beroperasi di seluruh Indonesia dan telah diakui oleh MUI. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas pembiayaan ini agar tidak lagi menunda pendaftaran haji. “Tunggu apa lagi? Amitra adalah solusi untuk mempercepat calon jemaah mendapatkan nomor urut porsi haji,” ujarnya.
Acara ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Bandar Seikijang mengenai pentingnya mempersiapkan biaya dan sistem pendaftaran haji sejak dini, terutama di tengah semakin panjangnya masa antrean keberangkatan.[]srt


























































































































