Bandar Seikijang riauoke.com — Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam, khususnya banjir, Pemerintah Kecamatan Bandar Seikijang menggelar apel bersama dan rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur pimpinan kecamatan (Upika), perusahaan, serta pemangku adat setempat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Bandar Seikijang, H. Yasri Budu, S.Pd., M.M., dan dihadiri oleh Kapolsek Bandar Seikijang Iptu Bambang Saputra, Danpos 09/Langgan Kerinci dan Bandar Seikijang AIPTU Infanteri S. Manurung, Datuk Batin Kerinci Suranto Gandra, Kepala Desa Simpang Beringin Taharuddin Ibrahim, Lurah Sekijang Budi Hartoyo, S.H., Kepala Desa Kiyap Jaya Herman, Hulubalang Kecamatan Bandar Seikijang Asep, Ketua Kwaran Pramuka Kecamatan Bandar Seikijang Misroji, M.Pd., Korwil Pendidikan Henni Yuniar, M.Pd., serta unsur Damkar dan Satpol PP Kecamatan Bandar Seikijang.
Dalam arahannya, Camat Yasri Budu menyampaikan bahwa apel dan rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Bupati Pelalawan agar seluruh pihak, termasuk perusahaan dan Upika kecamatan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir di wilayah Kecamatan Bandar Seikijang.
“Daerah-daerah yang rawan banjir agar segera dilaporkan ke Kabupaten Pelalawan. Desa dan kelurahan harus berkoordinasi dan mempersiapkan langkah-langkah antisipasi seperti tenda pengungsian, perahu karet, serta menentukan lokasi yang paling tinggi sebagai tempat evakuasi warga jika terjadi banjir,” tegas Camat.
Ia juga menyebutkan beberapa wilayah yang kerap terdampak banjir, di antaranya Desa Lubuk Ogong KM 16, Desa Kiyap Jaya (Baskem Seikijang), Afdeling 5, serta Kelurahan Sekijang Jalan HM Thaib. “Persiapan harus dilakukan sejak dini. Belum hujan, kita sudah sediakan payung,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Bandar Seikijang Iptu Bambang Saputra menegaskan bahwa pihak kepolisian secara rutin memantau debit air di wilayah-wilayah rawan banjir tersebut. “Kami setiap hari membuat laporan perkembangan situasi dan menyampaikannya kepada Kapolres Pelalawan,” jelasnya.
Kapolsek juga berharap agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Bandar Seikijang turut berperan aktif dan peduli dalam penanggulangan bencana. “Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar dampak bencana dapat diminimalisir,” pungkasnya.
Melalui apel dan rapat koordinasi ini, diharapkan kesiapsiagaan seluruh elemen di Kecamatan Bandar Seikijang semakin meningkat dalam menghadapi potensi bencana banjir.[]mas


























































































































