
Bandar Seikijang, riauoke.com — Ikatan Keluarga Jawa Riau (IKJR) Desa Muda Setia, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 pada Minggu malam, 4 Januari 2026. Kegiatan berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, serta puluhan anggota IKJR setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Muda Setia Muslim, SE, Ketua MUI Kecamatan Bandar Seikijang Suwardi Harun, Ketua IKJR Kabupaten Pelalawan Saniman, pemangku adat Datuk Batin Kerinci Suranto Gandra, ninik mamak Antan-Antan Sahril, Al Ustadz Dr Santoso, M.Si, Bhabinkamtibmas Aipda Riski Bobi Ilahi, Ketua IKJR Desa Muda Setia Misdi, serta masyarakat dan anggota IKJR dari Kecamatan Bandar Seikijang.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Muda Setia Muslim, SE menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas HUT IKJR ke-11. Ia menegaskan bahwa selama ini IKJR Desa Muda Setia telah menunjukkan kolaborasi yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. IKJR bukan hanya milik satu suku, tetapi juga menjadi bagian dari persatuan masyarakat Desa Muda Setia yang majemuk,” ujarnya.
Muslim juga berharap IKJR Kabupaten Pelalawan dapat memberikan perhatian lebih kepada IKJR Desa Muda Setia agar semakin berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Menurutnya, keberagaman yang terjalin di dalam IKJR merupakan kekuatan dalam menjaga keharmonisan sosial.
Sementara itu, perwakilan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Pelalawan, Ujang, dalam sambutannya menyebut peringatan HUT ke-11 IKJR Desa Muda Setia sebagai momentum yang luar biasa. Ia menilai IKJR telah menunjukkan kedewasaan organisasi dan peran strategis dalam menjaga persatuan lintas suku. “Ke depan kami berharap perayaannya bisa lebih besar dan semakin mempererat kebersamaan,” katanya.
Acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng oleh Ketua FPK Kabupaten Pelalawan Ujang, yang kemudian disuapkan kepada Ketua IKJR Desa Muda Setia Misdi. Selanjutnya, Misdi menyuapkan nasi tumpeng kepada Ujang, disusul Kepala Desa Muda Setia Muslim, SE yang menyuapkan kepada Datuk Batin Kerinci Suranto Gandra. Prosesi ini menjadi simbol kebersamaan dan persaudaraan lintas unsur.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Al Ustadz Dr Santoso, M.Si. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh hadirin menjadikan peringatan ulang tahun organisasi sebagai sarana introspeksi dan peningkatan keimanan. Ia juga menekankan pentingnya nilai budaya Jawa yang sarat makna tanggung jawab, baik di dunia maupun di akhirat.
Menurut Ustadz Santoso, keberadaan IKJR dari tingkat desa hingga provinsi merupakan kekuatan besar jika dikelola dengan nilai kebersamaan dan keagamaan. Ia berharap IKJR Desa Muda Setia dapat terus menjadi contoh organisasi kemasyarakatan yang menjaga budaya, mempererat persaudaraan, dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.[]srt


























































































































